Pelatihan Pengelolaan Pengajian Anak Berjalan Lancar


Alhamdulillah, event bertajuk Pelatihan Pengelolaan Pengajian Anak Menjelang Buka Puasa berjalan lancar. Kegiatan yang digelar Pustaka Rumah Dunia dan P2A Sendangagung Minggir tersebut berlangsung, Ahad, 15 Juli 2012, dan diikuti sekitar 15 peserta dari beberapa jamaah di Sendangagung.

Peserta berfoto bersama ust. Imam Triyono

Acara yang dimaksudkan memberi bekal bagi para pengasuh pengajian anak itu dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama dengan materi Bermain Cerita dan Menyanyi (BCM) disampaikan oleh Ust. Joni Sudarsono, yang merupakan pengurus Badko Daerah Sleman. Sedang materi kedua tentang Pengelolaan Pengajian Anak, disampaikan oleh Ust. Imam Triyono, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama.

Ke depan Pustaka Rumah Dunia juga akan menggelar berbagai acara serupa agar terus bisa mengedukasi dan menginspirasi masyarakat.

Share
Labels:

Merancang Perpustakaan yang Unik dan Menarik


Banyak yang mengeluh, membikin perpustakaan komunitas itu susah. Dan susahnya itu soal dana. Tapi semua soal akan susah kalau hanya ada mengimpi-impi dalam pikiran tanpa ada langkah-langkah kecil.
penataan koleksi pustaka dan furniture akan mempengaruhi kenyamanan

Tovic Raharja, pengelola perpustakaan komunitas IVAA (khusus dokumentasi senirupa), membagi tips-tips membangun perpustakaan komunitas yang sifatnya berkelanjutan kepada Anda:
Sebelum membikin perpustakaan komunitas, ditegaskan dulu keunikan apa yang ada dalam perpustakaan. Spesifikasi pengguna. Itu kuncinya untuk membikin brand. Karena jika isinya gado-gado ya apa bedanya dengan perpustakaan lain.
Setelah menentukan koleksi apa yang ada dalam perpustakaan, susunlah program-program yang mendukung kehidupan koleksi-koleksi itu. Anggap saja program ini sebagai kaki dan jiwa koleksi.
Mesti juga ada pengurus. Paling tidak yang menjaga perpustakaan dua orang dan tim riset dan dokumentasi 3 orang. Sebagai ujung tombak, penjaga perpus dituntut untuk tahu peta buku. Jika misalnya pengguna tak menemukan buku di perpus itu, si penjaga bisa menunjukannya di perpustakaan lain. Selain itu, seorang penjaga perpus berjiwa filantropik dan melayani kebutuhan pengguna.
Cari tempat yang strategis dari segi jangkauan pengguna. Juga sehat. Maksudnya tidak pengap atau lembab karena berakibat pada kebugaran membaca pengguna maupun kesehatan buku itu sendiri.
Rancang interior berupa rak dengan baik dan rapi. Pendeknya, menarik untuk dilihat.
Siapkan juga mesin pencari buku. Saat ini sudah ada Open Source Library Managemnet System yang bisa diunduh dari http://senayan.diknas.go.id. Gratis.
Perihal keanggotaan, buatlah kartu anggota dan aturan serta keuntungan-keuntungan bila menjadi anggota di perpustakaan itu.
Koleksi perpustakaan bisa didapatkan dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain yang memang berkait erat dengan pengguna perpustakaan itu. Misalnya IVAA yang bergerak di dunia senirupa kontemporer, maka kerjasama yang dilakukan umumnya dengan seniman-seniman. Soal pengembangan koleksi, tim riset harus kuat dan kreatif. Karena jantung dari perpustakaan adalah kekayaan koleksi. Makin lengkap, makin baik itu perpustakaan.
Jaga kontinuitas. Karena dari kontinuitas muncul kepercayaan. Jika sudah dipercaya anggotanya sendiri, perpustakaan komunitas itu punya alamat panjang umur.
Sebagai pendukung, alangkah baiknya buat juga warung atau cafe yang sebangun dengan perpustakaan. Selain membantu pengguna dalam hal fisik, juga warung atau cafe ini membantu kelangsungan finansial pengelolaan perpustakaan.
Demikian 10 tips dari IVAA. Yang baik dan mudah ya diambil. Yang tak berkenan ditahan dulu. (Gus Muh)

Sumber berita dan gambar: http://indonesiabuku.com

Share
Labels:

LOMBA MENULIS CERPEN


Untuk menyambut Ramadhan 1433 Hijriyah, Pustaka Rumah Dunia bekerjasama dengan Buletin Al Fajr PCPM Kecamatan Minggir, dan didukung oleh Pro U Media Yogyakarta, menggelar event bertajuk. Lomba Cipta Cerita Pendek dan Puisi dengan Tema Ramadhan yang Mengesankan.
Peserta Lomba ini adalah khusus anak-anak dan remaja dari seluruh wilayah Kecamatan Minggir.
Tema : “Ramadhan yang Mengesankan”.
Ketentuan Umum
1.    Tema bebas, berkaitan dengan Ramadhan, tidak mengandung unsur pornografi, dan tidak berkaitan dengan SARA.
2.    Karya asli, dan belum pernah diikutkan dalam lomba apapun.
3.    Ditulis dalam bahasa Indonesia, diketik dengan huruf Arial 12, jarak antar baris 1,5 spasi pada kertas A4, dengan margin kiri 4 cm, margin kanan 3 cm, margin atas 4 cm, margin bawah 3 cm.
4.    Panjang cerpen antara 3 - 8 halaman, untuk puisi maksimal 35 baris termasuk judul.
5.    Setiap peserta hanya boleh mengirim satu karya.
6.    Cerpen dan puisi bisa dikirim dalam bentuk softcopi lewat email: ekotriyanto77@gmail.com. Atau bisa juga dikirim dalam bentuk print out asli ke alamat: Pustaka Rumah Dunia/Kantor Redaksi Buletin Al Fajr, Nanggulan, Sendangagung, Minggir, Sleman, 55562.
7.    Pengumpulan paling lambat tanggal 15 Agustus 2012. Pengumuman Pemenang 31 Agustus 2012, lewat blog, facebook, sms dan media lainnya.
8.    Cerpen dan puisi harus dilampiri biodata atau fotokopi kartu pelajar.
9.    Peserta harus menulis nama dan alamat lengkap agar mudah dihubungi melalui pos, telepon atau email.
10. Cerpen dan puisi yang sudah masuk menjadi milik panitia

Penilaian
1.    Pengumuman pemenang 31 Agustus 2012 melalui blog: pustakarumahdunia.blogspot.com
2.    Hadiah berupa paket buku dan piagam penghargaan untuk juara 1, 2, dan 3.
3.    15 karya terbaik akan mendapatkan piagam dan karyanya akan diterbitkan dalam bentuk buku, yang bisa dipesan bila memerlukan.
Kontak panitia 085 385 490 077, 0274 6650077 atau email ekotriyanto77@gmail.com

Share
Labels:

Pelatihan Mengelola Pengajian Anak Agar Menarik


Pamvlet Pelatihan

Taman Belajar Masyarakat Pustaka Rumah Dunia berencana menggelar pelatihan bagi para pengelola pengajian anak, khususnya menjelang buka puasa. Kegiatan bakal diadakan pada Ahad, 15 Juli 2012 bertempat di TBM Pustaka Rumah Dunia, Yogyakarta. Bakal hadir sebagai pembicara yakni Ustadz Joni Sudarsono seorang pengasuh TPA dan anggota Badko Daerah Sleman, sedang pembicara kedua Ustadz Imam Triyono, penyuluh agama Islam Kementerian Agama dan sekaligus anggota Badko Sleman.

Para peserta dikenakan infaq pendaftaran sebesar Rp 10.000 dengan fasilitas, makalah, buku BCM (Belajar Cerita Menyanyi), snack, makan siang, stiker dan piagam. Pendaftaran terbatas hanya untuk 30 orang peserta dan dapat mengontak panitia di 085-385-490-077 atau lewat twitter @PustakaRumahDunia, Facebook: Pustaka Rumah Dunia. Pendaftaran akan ditutup jika kuota telah terpenuhi.

Share
Labels:

Cara Meningkatkan Minat Baca Siswa di Sekolah


penyediaan bahan pustaka yang menarik 
menjadi salah satu cara meningkatkan minat baca

Masyarakat di Indonesia memiliki karakter yang berbeda-beda di setiap daerah begitu juga dengan karakter pelajar di sekolah. Dalam bidang budaya membaca seringkali media dalam mempublikasikan selalu didominasi dengan pemberitaan yang menyatakan bahwa minat baca pelajar di Indonesia rendah. Padahal secara fakta pasti ada (mungkin banyak) sekolah yang pelajarnya gemar membaca tapi hampir tidak pernah (sangat jarang) dipublikasikan.

Berdasarkan pengalaman penulis yang sering berkunjung di beberapa sekolah dan mendengarkan curhatan dari pengelola perpustakaan sekolah melalui jejaring sosial menyatakan jika sebenarnya minat baca pelajar tinggi. Melalui tulisan ini penulis ingin berbagi tips bagaimana supaya minat baca siswa di sekolah tinggi.

1. Tersedianya Perpustakaan yang dikelola dengan Baik

Bicara terkait dengan budaya baca tidak lepas dengan adanya peran penting sebuah perpustakaan terlebih di lingkungan sekolah. Sebuah perpustakaan harus memberikan pelayanan dan manajemen yang baik dalam memberikan kebutuhan referensi siswa di sekolah. Jika perpustakaan adalah sebuah produk maka dia harus menjamin kwalitasnya dengan baik dan disukai oleh konsumen dalam hal ini oleh pelajar. Pustakawan juga harus cerdas dalam menganalisa koleksi buku apa yang di inginkan dan disuka oleh pelajar jika perlu dilakukan penelitian atau request.

2. Promosi Gerakan Gemar Membaca di Lingkungan Sekolah

Jika anda belajar dari perusahaan produk-produk yang mendunia, anda akan tahu betapa faktor penentu laku tidaknya sebuah produk adalah ditentukan faktor promosi (iklan), Tentunya poin pertama diatas (kwalitas) harus diutamakan. Jika poin pertama (Tersedianya Perpustakaan yang Dikelola dengan Baik) sudah terpenuhi, maka promosi wajib gencar dilakukan.

Cara untuk melakukan promosi ini bisa bekerjasama dengan pihak kepala sekolah bersama jajaranya. Akan lebih baik lagi jika Kepala Sekolah, Guru, dan staff sekolah menjadi orang pertama yang mengawali gerakan gemar membaca di sekolahnya. Bisa juga membuat baliho atau spanduk di sekitar sekolah yang berisi seruan rajin membaca misalnya “Kami Ingin Pintar makanya Kami Suka Membaca” , Ingin jadi Juara dan Berprestasi ? Rajinlah Membaca” begitu dan sejenisnya.

Cara lain bisa juga dengan cara kebijakan sekolah yang mewajibkan semua siswa pada seminggu sekali atau dua kali diwajibkan membaca sebuah buku diperpustakaan yang kemudian disuruh merangkum buku yang dipinjam serta menjelaskan apa point penting dari buku yang sudah mereka baca.

Jangan terlalu sering menyalahkan para siswa malas membaca jika para guru di sekolah sendiri tidak pernah memberikan contoh bahwa para guru juga gemar membaca.

3. Berikan Penghargaan (Hadiah) untuk mereka yang Rajin Membaca

Setelah poin pertama dan kedua lakukan, langkah selanjutnya berikanlah hadiah untuk mereka yang rajin membaca. Caranya bisa dilakukan dengan kerjasama antara pihak perpustakaan dan kepala sekolah melalui kebijakan. Hadiah tersebut bisa diberikan misalnya untuk siswa paling sering meminjam buku di perpustakaan. Namun perlu dicatat bahwa pemberian hadiah ini juga harus dilihat bukan hanya pelajar yang hanya suka meminjam buku perpustakaan saja tapi harus dilihat prestasinya.

Ini penting supaya pelajar tidak hanya mengejar supaya dapat hadiah kemudian mereka hanya sering pinjam buku tapi tidak pernah membacanya. Jadi ada semacam ketentuan berlaku disini bahwa yang mendapatkan hadiah adalah mereka yang rajin meminjam buku yang kemudian diikuti dengan peningkatan prestasi setelah rajin membaca. Jenis hadiah sendiri bisa dalam bentuk pulsa (yang disukai pelajar), Uang saku, dan sejenisnya yang pasti disukai siswa.

Mungkin sebenarnya di setiap sekolah yang paling tahu terkait dengan kondisi di sekolah adalah diri anda sendiri dan ketiga tips ini merupakan hanya sebagian kecil tips yang diharapkan bisa membantu untuk meningkatkan minat baca pelajar di seluruh Indonesia.
Semoga bermanfaat

sumber: aribicara.blogdetik.com

Share
Labels:

Tips Merawat Buku


merawat koleksi perpustakaan sama pentingnya dengan mencari bahan pustaka baru

1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup.

2. Usahakan letak buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas.

3. Posisi buku sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban.

4. Taburlah kamper di sela-sela buku atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap.

5. Lakukan rotasi posisi buku setiap dua pekan sekali. Jika memungkinkan keluarkanlah buku-buku dari lemari dan letakan selama sehari di luar lemari. Bisa di atas meja atau di ruang terbuka yang tidak lembab.

6. Tak ada salahnya memberi lampu khusus dalam lemari buku hingga buku mendapat cahaya yang cukup. Sinar lampu menghambat ngengat masuk ke sela-sela buku.

7. Cara paling aman adalah membungkus buku dalam kemasan plastik dan ditaburi kamper.

8. Khusus buku langka berusia di atas 100 tahun yang lengket antar satu halaman dengan halaman lain tidak perlu dipaksa memisahkannya. Ada cara tersendiri. Rendamlah kertas yang lengket itu ke dalam air selama setengah jam. Lalu angkat dan angin-anginkan di tempat sejuk. Jangan sekali-kali menjemur di bawah terik matahari agar kertas tidak bergelombang setelah kering.

Sumber: http://www.perpustakaan-albidayah.org

Share
Labels:

Ebook Gratis: Nasihat Imam Malik kepada Harun al Rasyid


Sudah beberapa waktu tidak berbagi ebook, kali ini saya ingin membagikan sebuah ebook yang saya dapatkan secara gratis di internet. Saya lupa sumbernya karena sudah beberapa lama saya download. Buku yang ingin saya bagikan berjudul, Nasihat Imam Malik kepada Harun al Rasyid. Dalam sebuah hadits, dikatakan, menasehati pemimpin merupakan perkara yang tidak mudah. Nah, dalam buku ini kita bisa belajar dari Imam Malik.


Semoga bermanfaat.

Share
Labels:

Pustaka Rumah Dunia

adalah rumah baca dan sanggar karya yang terletak di pelosok kampung, jauh dari kota. kami hadir sebagai bagian dari usaha mencerdaskan generasi penerus bangsa. tidak banyak yang bisa kami lakukan, tapi kami terus berusaha mencobanya. bukan untuk apa atau siapa, semata memberi manfaat bagi sesama

PRD on TWIT

Tinggalkan Jejakmu

Followers

Karya Pribadi

Karya Pribadi
Buku Pertama yang diterbitkan
Powered by Blogger.